Ini 10 Hewan Sangat Terancam Punah di Dunia, 5 Berasal dari Sumatera
Di bumi, manusia gak hidup sendirian. Kita hidup bersama hewan-hewan menakjubkan yang tersebar di seluruh penjuru dunia. Namun, gak semua hewan bisa bertahan hidup.
Penyebabnya macam-macam, seperti: perubahan iklim global, hilangnya habitat, polusi dan ulah manusia. Sejak 2018 ada 18 hewan yang sangat terancam punah. Hal ini berarti jumlah hewan tersebut sangat freebet slot online sedikit dan kemungkinan dalam beberapa tahun ke depan akan punah. Bersumber dari World Wildlife Fund (WWF), ini dia 18 hewan yang sangat terancam punah tersebut!
1. Vaquita (Phocoena sinus) sekitar 30 ekor
Vaquita adalah mamalia laut paling langka di dunia. Saat ini mereka berada di ambang kepunahan judi slot terbaik Indonesia. Hewan kecil ini gak ditemukan sampai tahun 1958. Vaquita sering ditangkap oleh operasi penangkapan ikan ilegal di kawasan perlindungan laut di Teluk Meksiko. Populasi telah menurun drastis dalam beberapa tahun terakhir.
BACA JUGA :
Mengenal Anjing Langka Pegunungan Papua, Mirip Rubah dan Hampir Punah
2. Harimau cina selatan (Panthera tigris amoyensis) antara 30-80 ekor
Populasi harimau cina selatan diperkirakan berjumlah 4 ribu orang pada awal 1950-an. Dalam beberapa dekade berikutnya, ribuan ekor dibubuh karena dianggap ancaman. Pemerintah Cina melarang perburuan harimau ini pada 1979.
Sementara, pada 1996, populasi harimau cina selatan diperkirakan hanya tinggal 30-80 orang. Para ahli mengira bahwa harimau cina selatan telah punah karena gak terlihat di alam liar selama lebih dari 25 tahun.
3. Badak jawa (Rhinoceros sondaicus) antara 58-68 ekor
Badak jawa adalah spesies badak paling terancam di antara lima spesies yang ada. Mereka hanya ada di Taman Nasional Ujung Kulon, Indonesia. Badak jawa pernah hidup India dan Asia Tenggara. Badak jawa terakhir di Vietnam diburu pada tahun 2010.
4. Saola (Pseudoryx nghetinhensis) antara 70-700 ekor
Saola terancam akibat perburuan dan perdagangan satwa liar. Mereka banyak diincar untuk diambil dagingnya atau sebagai obat tradisional di Asia.
5. Badak sumatera (Dicerorhinus sumatrensis) sekitar 80 ekor
6. Macan tutul amur (Panthera pardus orientalis) sekitar 84 ekor
7. Gorila sungai salib (Gorilla gorilla diehli) antara 200-300 ekor
8. Harimau malaya (Panthera tigris jacksoni) antara 250-340 ekor
Harimau malaya hanya ditemukan di Semenanjung Malaya dan di ujung selatan Thailand. Harimau ini terancam karena habitatnya berkurang drastis. Sebabnya karena mereka tinggal dekat manusia dan sering dianggap ancaman.
9. Harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) kurang dari 400
10. Orang utan tapanuli (Pongo tapanuliensis) sekitar 800 ekor

Komentar
Posting Komentar